Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya

•
NamaTiket Masuk House of Sampoerna Surabaya
Jam Buka09.00-18.00
Harga TiketGratis
AlamatTaman Sampoerna No.6, Krembangan Utara, Kec. Pabean Cantian, Kota SBY

Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya – Bagi kamu yang berada di Surabaya tentu sudah tidak asing dengan tempat wisata House Of Sampoerna, tapi tahukah kamu apa saja yang ada di dalamnya ? Juga informasi mengenai harga tiket masuk House of Sampoerna.

Tempat wisata ini merupakan sebuah komplek milik bos perusahaan rokok terkenal di Indonesia, bahkan hingga luar Indonesia. Di dalamnya terdapat banyak ruangan dengan interior khas Eropa tua disinyalir karena dampak jajahan Belanda dulu.

Meski bertema museum, tapi di dalamnya terdapat cafe dan restoran untuk para wisatawan. Oh iya, tempat ini juga menjadi banyak sasaran para fotografer juga loh. Nah, jika anda memang ingin mencari spot foto yang lain, anda bisa simak ulasan kami tentang Tempat Hunting di Surabaya.

House of Sampoerna

House of Sampoerna dibuat tahun 1893 silam kemudian dibeli oleh Mr.Liem Seeng Tee tahun 1932 dan dialihfungsikan menjadi pabrik rokok. Gedung utama yang memiliki luas cukup besar digunakan sebagai pabrik rokok. Ruangan lain digunakan untuk penyimpanan koleksi foto yang disertai artikel, lukisan dan juga benda-benda kuno peninggalan bos rokok Sampoerna.

Sejak tahun 2003 silam, House of Sampoerna dibuka untuk umum secara gratis. Tempat ini mulanya sering dikunjungi oleh anak-anak muda yang ingin mendalami informasi lebih tentang rokok Sampoerna/Mr.Liem sebagai bos perusahaan tersebut. Benda-benda yang dikoleksi di sini banyak banget, mulai dari bentuk rokok, bungkusnya, nama rokok yang pernah digunakan dan lain-lain.

Daya Tarik

4 Pilar

Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya
instagram : @fikriarfandia

Di bagian depan gedung dihiasi dengan taman yang cukup bersih dan rapi, segar dilihatnya. Halaman tersebut cukup luas mampu menampung kurang lebih 50 mobil untuk parkir. Sebelum pintu masuk kamu akan bertemu dengan 4 pilar yang menyangga gedung dengan simbol rokok PT HM Sampoerna. Jika dilihat dari luar, bentuk bangunan mirip sebuah benteng yang tidak memiliki genteng sebagai atapnya. Bangunan museum ini memiliki 2 lantai, bagian lantai 1 digunakan untuk memamerkan barang koleksi, lantai 2 untuk penjualan souvenir.

Kalau kamu memiliki fobia atau gangguan kesehatan karena bau cengkeh, dan tembakau kami sarankan tidak ke sini karena di bagian depan saja sudah bau cengkeh cukup menyengat. Ada juga para pemandu yang sangat ramah kepada wisatawan, pemandu tersebut akan mempersilakan wisatawan untuk mengisi buku tamu sebagai data. Bagian ruangan pertama terdapat sebuah kolam di tengah-tengahnya dengan ikan kurang lebih 9 ekor, konon itu merupakan angka keburuntungan menurut falsafah Cina.

Foto Pemilik House of Sampoerna

Di ruangan ini juga terdapat sebuah lemari dengan foto besar Mr.Liem dan istri ketika masih muda. Sebelahnya ada foto-foto ketika mereka menjalankan perusahaan ini zaman dahulu. Foto-foto tersebut masih sangat rapi tertata. Benda-benda yang mereka gunakan dulu seperti meja dan kursi juga ada di ruangan ini. Sementara di lemari kaca ada 2 kebaya lawas yang kemungkinan besar milik istri Mr.Liem.

Replika Warung

Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya
By : instagram.com/nuruszakia

Properti favorit di museum ini ialah replikasi warung sederhana yang terbuat dari kayu dan bambu. Isi warung tersebut ada toples kaca tempat cemilan untuk dijajakan dan keranjang untuk buah, tembakau, dan cengkeh. Selain itu, ada juga gentong, wajan, kendi dan lampur senter yang biasa dijual di warung-warung.

Ceritanya, sebelum Mr.Liem memiliki sebuah pabrik rokok ini, mereka berjualan macam-macam barang kebutuhan sehari-hari di sebuah warung sederhana. Lalu Mr.Liem melihat bahwa cengkeh dan tembakau bisa dikonsumsi oleh orang banyak dan bentuk rokok. Hasilnya, rokok buatan Mr.Liem ini diterima dengan baik oleh masyarakat Surabaya waktu itu. Mr.Liem sendiri menggunakan bungkus jagung di bagian luar rokok.

Replika Sepeda

Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya
By : instagram.com/sukmawatiade

Di sebelah replikasi warung terdapat 2 buah sepeda kuno yang dulu dipakai Mr.Liem untuk berjualan. Sepeda itu menjadi saksi bisu perjalanan karir dan kesuksesan PT.HM Sampoerna. Dalam ruangan ini kamu bisa menemukan kolekasi tembakau dan cengkeh yang diletakkan di dalam karung, itulah penyebab bau yang cukup menyengat tadi.

Koleksi

Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya
By : instagram.com/fahmilada

Ruangan selanjutnya memamerkan koleksi foto keluarga dengan para komisioner dan direksi yang dulu sempat menjabat di PT.HM Sampoerna ini. Selain itu, kamu juga akan menemukan foto-foto para pejabat yang pernah berkunjung di pabrik ini, salah satunya adalah Sultan Hamengkubowono X. Selain foto, ada juga lukisan buatan masyarakat yang sedang merekok. Foto lain berupa aktivitas buruh pabrik sedang bekerja.

Terdapat sebuah koleksi yang menurut kami cukup penting, yaitu buku sangat tebal berisi tulisan Mr.Liem mengenai tembakau dan cara memilih cengkeh atau tembakau terbaik. Ada juga beberapa korek atau pemantik rokok dengan beragam merk. Koleksi lain yang tidak kalah penting yakni brangkas yang terbuat dari besi tempat mereka menyimpan uang. Koleksi-koleksi tersebut masih awet dan terawat hingga kini.

Ruangan ketiga memamerkan koleksi alat-alat lawas yang berfungsi sebagai pembantu membuat rokok, sebut saja ada gelas kaca kecil, timbangan, dan juga keler. Dalam lemari kaca terdapat jenis-jenis cengkeh dan tembakau yang berasal dari daerah-daerah penghasil cengkeh dan tembakau di Indonesia. Tembakau awal yang digunakan oleh PT.HM Sampoerna ini berasal dari Madura.

Koleksi yang tidak ada hubungannya dengan rokok juga ada di sini, seperti motor dengan satu silinder buatan tahun 1946 silam. Motor ini jelas milik Mr.Liem yang ia gunakan sehari-hari dulu.

Di lemari kaca lainnya kamu bisa melihat rokok-rokok yang pernah dibuat mulai tahun 1913 hingga kini telah di-export dan mengantongi lisensi International. Terdapat juga rokok yang bungkusnya memakai lambang garuda Pancasila, rokok ini hanya dijual di luar negeri. Jika dihitung, mungkin ada lebih 100 nama yang sudah digunakan sebagai merk rokok ini mulai dulu hingga kini.

Koleksi lain yang dipamerkan adalah alat tradisional yang digunakan untuk melinting rokok, kereta kuda/andong yang dulu dipakai untuk mengangkut bahan produksi, mesin cetak bungkus, dan beberapa bahan pewarna untuk rokok.

Tidak lupa juga ada peta Indonesia lengkap dengan nama-nama kota, dan kecamatan setiap daerah yang berukuran cukup besar di dinding. Di samping peta ada lemari kecil yang memamerkan koleksi stempel manual lawas.

Alat Marching Band

Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya
By : instagram.com/sariardlian

Koleksi paling mencuri perhatian di ruangan ini adalah alat marching band yang sudah ada sejak tahun 1989 hingga 1992. Tahun 1990 silam, Marching Band Sampoerna sukses mencuri perhatian dengan menyabet penghargaan bergengsi di California, Amerika Serikat. Anggota marching band dulu ada karyawan pelinting rokok, sayang marching band ini berhenti di tahun 1991. Kamu juga bisa melihat koleksi baju-baju dan foto kenangan marching band tersebut ketika tampil.

Di lantai 2 kamu bisa berbelanja oleh-oleh berupa souvenir, kaos, hingga kain batik. Kamu juga bisa melihat aktivitas para pelinting rokok dengan memnggunakan alat pelinting tradisinal. Para karyawan ini sangat cepat melinting, mereka bisa menghasilkan kurang lebih 100 rokok hanya dalam waktu 1 jam. Di sini pengunjung tidak dibolehkan mengambil gambar karena hak privasi perusahaan.

Bagi kamu yang sedang mencari pekerjaan di Surabaya, kamu bisa mengunjungi House of Sampoerna karena ada brosur lowongan kerja di sini. CV lamaran kerja kamu bisa dikirim ke alamat PT.Agasam/House of Sampoerna Human Resources Department di Taman Sampoerna 6 Surabaya, 60163. Kamu juga bisa mengirim CV melalui email ke PT.Agasam, Sampoerna.

Meseum ini juga sering mengadakan kegiatan fotografi dengan tema vintage. Benda-benda kuno yang ada di sini digunakan sebagai properti. Bagi calon pengantin, kamu juga bisa memilih House of Sampoerna sebagai tempat foto prewedding kamu.

Selain itu, museum ini juga pernah digunakan sebagai pemarin seni para seniman Surabaya, di antaranya adalah pameran fotografi, lukisan, seni rupa, hingga batik.

Cafe House of Sampoerna

Cafe House of Sampoerna berada di timur gedung House of Sampoerna. Cafe ini mengusung konsep interior klasik seakan masuk dalam ruangan tempoe dulu dengan luas yang bisa menampung hingga 100 tamu. Meja yang digunakan terbuat dari kayu berwarna coklat tua, sedangkan untuk kursinya terbuat dari rotan dan kayu. Ada bantalan yang membuat pengunjung empuk ketika duduk. Jika kamu datang teman banyak, kamu bisa menempati sofa panjang yang ditempatkan di pojok.

Untuk menambah kesan klasik, ada beberapa lukisan yang dipajang di dinding cafe. Koleksi yang paling menarik adalah jam dinding kuno berornamen kayu hitam, sangat klasik. Cafe ini memiliki penerangan berupa 120 lampu kecil di atas dan beberapa lampu berbentuk bundar mirp lampion, khas lampu cina dahulu kala.

Di cafe House of Sampoerna kamu bisa menikmati makanan khas Jawa, Asia, hingga Eropa. Untuk menu Nusantara ada Sapi Lada Hitam, Rawon, Sop Buntut, hingga Tahu Campur. Menu Asia yakni Rice Paper Rolls dari Vietnam, Singaporean Laksa, Chicken Teriyaki Jepang dan lainnya. Menu Barat yaitu Barbeque, Salad. Hotplate, Side Dish dan lainnya.

Buat kamu yang doyan menu dessert, kamu bisa mencoba Black Forest Builder Spesial karena kamu bisa menghias sendiri. Menu minuman terdapat pilihan Es Bambu Runcing, Es Lemon, Es Puter Surabaya, Cappucino dan lainnya.

Juga ada minibar untuk kamu yang suka minuman a la Barat. Minuman-minuman ini diracik oleh bartender profesional. Selain itu, cafe ini juga menyediakan ruangan khusus, VIP, untuk tamu yang ingin mengadakan kegiatan meeting kerja, atau semacamnya.

Cafe House of Sampoerna mulai buka pukul 11.00-22.00 malam setiap hari dengan senang hati melayani tamu yang datang.

Heritage Tour House of Sampoerna

Ini adalah program gratis keliling kota Surabaya yang diselenggarakan oleh PT.HM Sampoerna sebagai dedikasi untuk kota Surabaya. Programnya sendiri bernama lengkap Surabaya Heritage Tour (SHT) dengan armada 1 bus yang memiliki kapasitas hingga 20 penumpang. Bus tersebut berangkat mulai House of Sampoerna dan kembali lagi ke tempat yang sama.

Visi program ini salah satunya ialah mengenalkan Surabaya lebih luas lagi. Rute utama yang dilalui adalah tempat-tempat bersejarah di kota Pahlawan. Bus akan dipandu oleh seorang Guide yang menerangkan sejarah tempat-tempat dengan bahasa Indonesia dan Inggris. Sejarah yang diceritakan tidak panjang, hanya yang penting-penting saja.

Bis SHT mulai beroperasi hari Senin dengan durasi hingga 90 menit. Jadwalnya dibagi tiga, pukul 09.00, 13.00, dan 15.00. Tujuannya juga berbeda-beda tiap keberangkatan. Untuk hari biasa, bus akan melewati 2 tempat wisata dan dilewati rute angkot, sedangkan untuk hari libur, bus akan mengunjungi 3 tempat wisata.

Setiap jam perjalanan memiliki tema dan tujuan yang beda. Hari Selasa, Rabu dan Kamis rute yang dipilih adalah Surabaya Utara dengan jadwal keberangkatan pukul 09.00, tema yang dipilih yaitu Kota Pahlawan dan tujuannya ke Monumen Pahlawan dan Perkebunan Nusantara XL.

Pukul 13.00 mengusung tema Kota Niaga dengan tujuan Hok Ang Kiong (klenteng tertua di Surabaya) dan Museum Bank Mandiri yang memiliki 2 lantai. Lantai 1 digunakan memamerkan koleksi Museum Bank Mandiri. Lantai 2 dipakai untuk perkantoran.

Pukul 15.00 tema yang diambil adalah Masa Pendidikan Penjajahan Belanda. Bus akan menuju ke Kantor Pos Kebon Rojo (Kantor Pos Besar Surabaya). Kantor pos ini merupakan salah satu bangunan tinggalan Belanda. Tujuan kedua adalah Geraja Kepanjen, juga bangunan tua bergaya Belanda campuran Spanyol.

Untuk hari libur yaitu Jumat, Sabtu, dan Minggu bus akan keliling ke sekitar pusat Surabaya dengan 3 tujuan. Pukul 09.00 dengan tema Menjelajah Surabaya tujuannya Balai Pemuda, City Hall, dan gedung De Javasche Bank yang kini menjadi Museum Bank Indonesia. Gedung De Javasche Bank telah dibangun sekitar tahun 1829 sebagai cabang kantor bank yang ada di Jakarta.

Pukul 13.00 bertema Surabaya Kota Pahlawan, tujuannya di Monumen Pahlawan (Tugu Pahlawan), Gedung Nasional Indonesia (GNI), dan PTPN XI yakni kantor perkebunan bekas Belanda.

Pukul 15.00 mengusung tema Babad Surabaya, tempat tujuannya yakni Kampug Keraton, City Hall, dan Gedung Cak Durasim yang merupakan pusat kesenian Surabaya hingga kini.

Jika kamu tertarik untuk ikut naik SHT kamu harus memesan dahulu ke Tracker Information Center yang ada di Cafe House of Sampoerna. Daftarnya mudah, hanya mengisi form yakni nama dan nomor telepon saja. Lalu kamu bisa dapat tiket dan map yang akan dilewati oleh bus.

Alamat

House of Sampoerna berada di Jl. Sampoerna No.6, Krembangan Utara, Pabean, Cantian, Surabaya, Jawa Timur 60613. Lokasinya berada di dalam gang.

Rute

Rute paling cepat untuk menuju ke House of Sampoerna ini adalah lewat gang sebelah Jembatan Merah Plaza, lalu ikut petunjuk arah yang sudah ada. Kurang lebih memakan waktu 15 menit saja.

Harga Tiket Masuk House of Sampoerna

HTMWeekdayWeekend
House Of SampoernaGratisGratis

Untuk saat ini harga tiket masuk House of Sampoerna gratis untuk umum. Jika kalian mengalami perbedaan dengan informasi yang kami bagikan silakan tulis di kolom komentar.

Gambar Museum House Of Sampoerna

Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya
By : instagram.com/jerryhendrika
Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya
By : instagram.com/sinulinggatheresia
Tiket Masuk House of Sampoerna Surabaya
By : instagram.com/faifariah

Bagaimana? menarik bukan informasi mengenai museum yang ada di Surabaya ini? Gimana, sudah adakah planning untuk berwisata disini? Jadi kapan kita kesini bareng?

Leave a Comment